Restoran Bakmi Gondangdia merupakan salah satu tempat makan legendaris yang hingga kini masih bertahan sejak 1968.
Sesuai namanya, Mie Ayam Gondangdia terletak di daerah Gondangdia, tepatnya di Jalan RP Soeroso Nomor 36.
Mie Ayam Gondangdia ada dua lokasi dengan nama serupa, salah satunya berada di Cikini IV.
Usut punya usut, ternyata Mie Ayam Legendaris ini sempat dilahap si jago merah pada tahun 2014 dan harus direnovasi.
Sambil menunggu renovasi, mereka pindah ke Cikini IV.
Usai renovasi, mereka kembali ke lokasi awal pada November 2018.
Mie Ayam Gondangdia didirikan oleh Toe Wah Seng pada 1968.
Saat ini usaha mie ayam itu dikelola oleh generasi ketiga sang pendiri, yaitu Rino Chandika.
Menu andalan kedai ini tentu saja mie ayamnya yang terkenal.
Terbuat dari mie buatan rumah dengan cita rasa yang gurih dan bertekstur kenyal.
Mie yang tersedia biasa dinikmati dengan daging ayam, daun sawi, bakso, pangsit rebus dan kuah kaldu.
Semenjak berdiri hingga saat ini, tak banyak yang berubah dari kedai mie itu. Hanya penambahan ruang ber-AC dengan kapasitas kurang lebih 36 orang untuk menampung para pengunjung yang menyerbu ke sana setiap jam makan setiap hari.
Berdiri sejak tahun 1968, Mie Ayam Gondangdia ini memang patut disebut sebagai bakmi legendaris di Jakarta.
Ketika foodies ke sini, pengunjung yang datang kebanyakan sudah paruh baya, baik yang menyantap mi sendirian maupun bersama anak dan cucunya.
Megawati Soekarnoputripun jadi satu dari sekian banyak tokoh ternama yang tergoda halusnya mi buatan sendiri di restoran ini.
Pangsit gorengnya yang tipis renyah bahkan dibanding-bandingkan dengan restoran modern yang sudah memiliki banyak cabang.
Tak mungkin pula restoran ini bertahan puluhan tahun tanpa racikan kaldu yang gurih nikmat serta daging ayam yang empuk manis.
Tambahan bakso dan jamurpun membuat sajian Mie Gondangdia semakin bikin kangen
Tak hanya mi ayam, restoran ini juga menyediakan aneka hidangan a la Tiongkok.
Kelezatan ifu mienya berhasil mengalahkan sajian dari dua restoran legendaris lain lewat uji rasa yang pernah ditulis Detikfood.
Konon, rasa ayam goreng menteganya juga patut diacungi jempol.
Sudah 46 tahun berdiri, tak heran jika Mie Gondangdia banyak dikunjungi pelanggan berusia lanjut yang bernostalgia sambil menyeruput mi.
Tak jarang pula mereka membawa anak dan cucunya ke sini untuk membuktikan bahwa kelezatan mi legendaris ini seakan tak pernah mati.







